Okay, here the history why I wanna be a doctor:
Waktu aku kecil, masih usia TK atau SD kelas 1-2 gitu lah, papa sering banget bilang supaya kalo udah besar nanti bisa jadi dokter. Awalnya sih aku masih iya-iya aja, secara masih anak-anak juga. Jadi, belum berpikir jauh untuk cita-cita. Naik kelas ke SMP, cita-cita untuk menjadi dokter sirna. Aku ingin menjadi seorang karyawati atau manager, atau direktur. Hahahaha alasannya sederhana, karena aku ingin punya teman yang banyak saat bekerja nanti. Kalo jadi dokter kan temennya suster doang, hal itulah yang aku ungkapkan pada orang tua ku. Mereka hanya berkata, "terserah Velyn". Naik kelas ke SMA, tiba waktunya untuk pembagian jurusan, aku sempat bingung. Sama sekali aku belum terpikirkan kelak akan menjadi apa. Aku ingin untuk menjadi manager, berarti aku harus memilih IPS, tapi aku kepengen jurusan IPA. Aku lebih prefer ke IPA daripada ke IPS. Dan orangtua ku menyerahkan semua keputusan padaku. Dan aku memilih IPA. Tiba di penghujung SMA, aku benar-benar yakin, bahwa cita-cita ku yang sebenarnya adalah menjadi seorang dokter. Udah fix banget pengen jadi dokter!! Dan puji Tuhan orang tuaku mendukungku dengan sepenuhnya.
Nah sekarang, the reason why I wanna be a doctor:
- Jam terbang doter itu "sesuka gue" ya kecuali kalau nanti aku memutuskan untuk jadi pegawai negeri. Tapi over all, jam kerjanya lebih fleksibel lah daripada orang kantoran.
- Berguna buat keluarga.
- Lapangan kerja nya luas.
- Menjadi seorang dokter itu punya kesempatan dan peluang besar untuk mengabdi pada bangsa.
- Hasil kata hati yang kepengen menjadi tangan Tuhan untuk nyembuhin orang-orang sakit atau membantu orang-orang tidak mampu yang memerlukan bantuan aku.
- Ini yang paling utama, panggilan hati :D
Dengan ke 6 alasan di atas mungkin sudah dapat memperkuat mengapa aku ingin menjadi dokter. Dengan keinginan hati nurani, aku memantapkan langkah untuk menjadi seorang dokter. Bersama Tuhan, aku bisa menjadi seorang Dokter Anak!!!! AMIN :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar