hari ini, di kelas gue ada PM bahasa Indonesia. guru yang mengajar itu Pak Topik. kita ngebahas soal-soal UAS Bahasa Indonesia minggu lalu. di sela-sela membahas soal, kita berbincang-bincang mengenai UAN yang sudah semakin dekat. hey, pembahasannya memang sangat sebentar, tapi menyisakan kata-kata yang selalu terngiang-ngiang di otak dan telinga gue.
Pak Topik: "Ga masalah utk yang gak lulus tahun ini. bukan berarti dia bodoh. justru, dengan ketidaklulusan yang pernah orang itu dapatkan, itu akan memicu dia untuk berada pada titik yang tertinggi. kalian tahu Aburizal Bakrie? dulu ia pernah mengalami kerugian yang sangat amat dahsyat. maksud hati ingin jualan telur, tapi telur-telur yang dibawanya itu justru busuk. dia rugi sangat besar waktu itu. namun , ia tetap dapat memanfaatkan telur-telur yang busuk itu. ia tidak pasrah. ia bekerjasama dengan Universitas-universitas yang akan menjalani OSPEK, sehingga para calon mahasiswa yang membutuhkan telur busuk akan membeli darinya. dan itu membawa keuntungan yang besar buat dia. orang yang pada awalnya gagal, akan lebih berhasil daripada orang selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. orang yang gagal akan menjadikan kegagalannya untuk menjadi stamina nya, ia akan terus berusaha karena ia telah pernah mengalami pahit nya kenyataan. tapi, saya berharap, semua anak kelas 12 IPA 3 dan seluruh anak kelas 12 SMA KORPRI Bekasi dapat lulus 100%
Anak-anak 12 IPA 3: AMIIIINNNN!!!!!!!!!
dan yeaaaah, hanya ulasan singkat, tapi sangat bermakna. jujur, hal yang dikatakan pak Topik benar-benar membuka mata gue. kenyataan paling pahit dalam hidup belum pernah gue rasakan, tapi dengan nilai-nilai UAS gue yang kemungkinan jongkok juga sudah termasuk kenyataan pahit. setidaknya, dengan nilai-nilai UAS yang kemungkinan jongkok itu dapat menjadi suntikan buat gue supaya lebih giat lagi belajarnya. UAN udah bener-bener di depan mata. H-20!!!! dan yeaaahhh, God bless me and all of my friends :D
Selasa, 27 Maret 2012
Kamis, 22 Maret 2012
L.O.V.E
Love, what does it means? yaaa, artinya memang "Cinta, sayang". seringkali kita mengungkapkan kata "I love you" kepada orang orang di sekitar kita, seperti orang tua kita, saudara-saudara kita, teman-teman kita dan bahkan pacar kita (kalau ada). Everybody in this earth need some love. yaaa, we need it!!! Cinta itu memegang andil yang besar dalam kehidupan. mengapa? kalau saya mencintai Anda, maka saya akan berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk Anda. akan ada pengorbanan yang saya berikan untuk Anda agar Anda bahagia. saya tidak akan membuat Anda terluka dan akan selalu membuat Anda tersenyum dan nyaman serta aman jika Anda berada di samping saya. Saya juga akan selalu memelihara hubungan baik antara Anda dan saya. sekuat tenaga, saya akan menjauhkan perselisihan di antara Anda dan saya. itulah mengapa kita, sebagai manusia membutuhkan cinta di dunia ini. dengan adanya cinta, kasih sayang, kita dapat menghindari perselisihan antar satu dengan yang lainnya. akan ada ketentraman antar satu dengan yang lainnya. tidak ada pilih-pilih kasih dan atau sebagainya.
saya telah menyebutkan tadi di atas, bahwa "jika saya mencintai Anda, maka saya akan berkorban untuk Anda". Naah, kata yang perlu ditekankan di sini adalah "Berkorban". tahukah Anda bahwa ada Seseorang yang sangat mencintai Anda. begitu luar biasa cintanya kepada diri Anda? Noooo, orang itu bukan orang tua Anda. orang tua memang mencintai kita sebagai anak-anaknya. tapi yang saya maksudkan di sini adalah Seseorang yang memiliki cinta yang luar biasa indahnya untuk Anda. cinta yang tidak pernah memandang siapa dan bagaimana Anda. Orang itu bahkan telah rela mengorbankan nyawa Nya untuk menebus Anda dan saya dari kejamnya dosa. sudahkah Anda mengenalnya? yaa, Dia adalah Yesus, sang Juruselamat kita. cinta Nya kepada kita begitu besar. Dia sama sekali tidak memperhitungkan berapa liter darahnya yang keluar untuk menebus Anda dan saya. Dia tidak peduli akan sakitnya cambukan tajam mengenai tubuhNya. yang ada dalam hati dan pikiranNya adalah bagaimana agar Anda dan saya dapat terbebas dari hukuman dosa. Ia tidak menghiraukan tajamnya duri yang tertancap pada kepalaNya. tahukah Anda? Ia sama sekali tidak pantas untuk mengenakan mahkota duri itu. tapi mengapa Ia mengenakannya? yang seharusnya Ia kenakan adalah mahkota emas. tapi karena cinta Nya kepada Anda dan saya, Ia rela menukar mahkota emas itu dengan mahkota duri. siggasana yang dimilikiNya di Surga, Ia tinggalkan agar Ia dapat menebus Anda dan saya dari kejamnya dosa.
pengorbanan Yesus sungguh tiada terkira. tapi apa yang sudah kita perbuat terhadapNya? ucapan syukur. adakah ucapan itu keluar dari bibir kita? yang lebih sering terjadi adalah kita menolak Nya ketika Ia menghampiri kita. kita terlalu sibuk akan urusan dunia yang fana. tak peduli akan undangan jamuan makan dari Nya. terluka kah Ia? TENTU!!! Ia sangat terluka!!! Ia yang menebus kita, berusaha membebaskan kita dari kejamnya dosa, namun kita malah menolak Dia. Dia mendekat, kita menjauh. Setiap harinya, kita menolak Dia. kapan? kapan kita berbicara padaNya? pada saat berdoa? Ya, tapi hanya untuk merengek dan memprotes Nya. Dia terluka, sahabat. Dia menilai kita begitu berharga bagi Nya, sehingga Ia rela mengorbankan nyawaNya. tak sadarkah kita akan hal itu? tapi satu hal yang perlu kita tahu, cinta yang dimiliki olehNya adalah cinta yang mengenal batas. di saat kita ingin kembali ke pelukanNya, Ia yang akan menghampiri kita. Dia tetap setia menunggu kita, anakNya yang berharga di mataNya, untuk kembali pulang.
Jesus loves you eternally (:
saya telah menyebutkan tadi di atas, bahwa "jika saya mencintai Anda, maka saya akan berkorban untuk Anda". Naah, kata yang perlu ditekankan di sini adalah "Berkorban". tahukah Anda bahwa ada Seseorang yang sangat mencintai Anda. begitu luar biasa cintanya kepada diri Anda? Noooo, orang itu bukan orang tua Anda. orang tua memang mencintai kita sebagai anak-anaknya. tapi yang saya maksudkan di sini adalah Seseorang yang memiliki cinta yang luar biasa indahnya untuk Anda. cinta yang tidak pernah memandang siapa dan bagaimana Anda. Orang itu bahkan telah rela mengorbankan nyawa Nya untuk menebus Anda dan saya dari kejamnya dosa. sudahkah Anda mengenalnya? yaa, Dia adalah Yesus, sang Juruselamat kita. cinta Nya kepada kita begitu besar. Dia sama sekali tidak memperhitungkan berapa liter darahnya yang keluar untuk menebus Anda dan saya. Dia tidak peduli akan sakitnya cambukan tajam mengenai tubuhNya. yang ada dalam hati dan pikiranNya adalah bagaimana agar Anda dan saya dapat terbebas dari hukuman dosa. Ia tidak menghiraukan tajamnya duri yang tertancap pada kepalaNya. tahukah Anda? Ia sama sekali tidak pantas untuk mengenakan mahkota duri itu. tapi mengapa Ia mengenakannya? yang seharusnya Ia kenakan adalah mahkota emas. tapi karena cinta Nya kepada Anda dan saya, Ia rela menukar mahkota emas itu dengan mahkota duri. siggasana yang dimilikiNya di Surga, Ia tinggalkan agar Ia dapat menebus Anda dan saya dari kejamnya dosa.
pengorbanan Yesus sungguh tiada terkira. tapi apa yang sudah kita perbuat terhadapNya? ucapan syukur. adakah ucapan itu keluar dari bibir kita? yang lebih sering terjadi adalah kita menolak Nya ketika Ia menghampiri kita. kita terlalu sibuk akan urusan dunia yang fana. tak peduli akan undangan jamuan makan dari Nya. terluka kah Ia? TENTU!!! Ia sangat terluka!!! Ia yang menebus kita, berusaha membebaskan kita dari kejamnya dosa, namun kita malah menolak Dia. Dia mendekat, kita menjauh. Setiap harinya, kita menolak Dia. kapan? kapan kita berbicara padaNya? pada saat berdoa? Ya, tapi hanya untuk merengek dan memprotes Nya. Dia terluka, sahabat. Dia menilai kita begitu berharga bagi Nya, sehingga Ia rela mengorbankan nyawaNya. tak sadarkah kita akan hal itu? tapi satu hal yang perlu kita tahu, cinta yang dimiliki olehNya adalah cinta yang mengenal batas. di saat kita ingin kembali ke pelukanNya, Ia yang akan menghampiri kita. Dia tetap setia menunggu kita, anakNya yang berharga di mataNya, untuk kembali pulang.
Jesus loves you eternally (:
Rabu, 21 Maret 2012
Quotes #4
- jarak paling jau antara masalah dengan solusi hanyalah sejauh lutut dan lantai. orang yang berlutut pada Tuhan bisa berdiri melakukan apapun
- sejauh mana engkau mau Tuhan campur tangan dalam hidupmu, maka sejauh itulah Dia campur tangan dalam hidupmu.
Selasa, 20 Maret 2012
Selasa, 28 Februari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
